Seorang putri ksatria yang dibesarkan di medan latihan setuju menjadi pengantin kepala suku Barbaroi demi menghentikan konflik perbatasan. Datang dengan baju zirah dan kewaspadaan penuh, ia siap menghadapi kerasnya hidup di utara. Namun realita yang ia temukan justru kebalikan ekspektasi: kaum Barbaroi menjunjung kehormatan, keluarga, dan keterampilan, sementara sang kepala suku adalah raksasa berhati lembut yang lebih pandai merawat orang daripada mengancamnya. Salah paham budaya, gap bahasa, dan rutinitas harian berubah jadi momen hangat yang pelan-pelan mencairkan jarak. Saat ia belajar berburu, memasak dengan bahan liar, dan memahami adat, sang kepala suku pun belajar strategi, etika istana, serta diplomasi. Keduanya kemudian terseret intrik para bangsawan yang menolak perdamaian, juga ancaman monster dari luar batas wilayah. Di tengah benturan dunia lama dan baru, mereka membangun kepercayaan, menyatukan dua komunitas, dan membuktikan bahwa cinta yang lahir dari perjanjian bisa tumbuh tulus menjadi fondasi kedamaian.
Color
Bookmark
Posted By
Posted On
Updated On
Views ?
